Pagi yang datang tanpa
bilang-bilang. . .
Mendekapku untuk tetap
tinggal dalam jurang. . .
Rumput ilalang liar tetap
subur tumbuh di latar. . .
Menjalar disetiap hati nan
rasa yang terus berdebar. . .
Harapan selalu datang,
selalu menghujam. . .
Memacu sukma siapa saja
yang diam dan terus berangan. . .
Ketika kebekuan tak lagi
mau berdiam. . .
Ketika waktu tak punya lagi
kesempatan. . .
Kata dan tulisan masih
setia untuk bersajak berentetan. . .
Mengabadikan?
Ah Tidak! Bukan!
Ia mengguratkan setiap apa
saja yang terus berjalan. . .
Semua nya yang tetap
bertahan. . .
Tak kan lekang, sampai tak
ada kata lagi untuk diucapkan. . .
Tak ada lagi tulisan untuk
digoreskan. . .
Tak kan ada lagi huruf yang
dieja. . .
Air gemiricik turun
perlahan. . .
Menyegarkan. . .
Sesekali diam kekeringan. . .
Udara yang tak ada, selalu
mendesah di setiap kesempatan dalam kesunyian. . .
Mencari, apa yang hendak diingini. . .
Mengbadikan hampir setiap
kejadian. . .
Memungut setiap apa saja yang
terbuang. . .
Malang,
27 Mei 2016

MasyaAllah.. Asyuiq 😄
BalasHapusIsih asyuiq nk dangdutan 😁☃️
Hapus