Tanya?
Ketika aku memaksa
untuk diam,
Dengan tersurat
mereka memaksaku untuk berbicara.
Ketika aku memaksa
untuk berbicara,
Dengan tersirat
mereka memaksaku untuk diam,
Aku pun memaksa
diriku untuk bertanya:
‘Mengapa kalian
begitu?’
Mereka pun
menjawab:
‘Lhoh kamu kok
tanya gitu, Mengapa?’
Aku pun memaksa
untuk Diam dengan Ribuan pertanyaan, bertanya-tanya dalam sunyinya kebisuan,
Bukankah diam itu
salah satu bentuk jawaban atas segala pertanyaan? Walau terkadang, diam juga
mengundang Ribuan pertanyaan?
Ada saatnya Diam
itu Emas, namun ada saatnya pula berbicara adalah Mutiara
![]() |
| Doc. Pribadi |
Ab. Mufid
, Juni 2016
