KIDUNG
RINDU
Bulan
yang tak jua
purnama mengintip di
balik awan berarak,,,
Dingin yang menusuk ngilu tidak mampu menghardikku,,,
Mata ini berkatup,
terkantuk tapi
masih turut bersama
awan berarak,,,
Melayang
mengikuti pilu yang mengigau menuju ke
pelukan
perempuanku
Dalam
diam kubayangkan wajah
yang menawan
kesadaranku
